Senin, 20 Oktober 2014

kewirausahaan



Jawab:
1.      Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha. Wira berarti : pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Jadi wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu. Ini baru dari segi etimologi (asal usul kata). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya.
Melalui pengertian tersebut terdapat empat hal yang dimiliki oleh seorang wirausahawan yakni
- Proses berkreasi yakni mengkreasikan sesuatu yang baru dengan menambahkan      nilainya.
- Komitmen yang tinggi terhadap penggunaan waktu dan usaha yang diberikan.
- Memperoleh reward. Dalam hal ini reward yang terpenting adalah independensi atau kebebasan yang diikuti dengan kepuasan pribadi. Sedangkan reward berupa uang biasanya dianggap sebagai suatu bentuk derajat kesuksesan usahanya.
2.      Karakteristik Wirausahawan Menurut McClelland :
-Keinginan untuk berprestasi
-Keinginan untuk bertanggung jawab
-Preferensi kepada resiko-resiko menengah. Persepsi kepada kemungkinan berhasil. -Rangsangan oleh umpan balik
-Aktivitas energik. Orientasi ke masa depan
-Keterampilan dalam pengorganisasian
- Sikap terhadap uang
*Karakteristik wirausahawan yang sukses dengan n Ach tinggi
-Kemampuan inovatif
-Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
-Keinginan untuk berprestasi
- Kemampuan perencanaan realistis
-Kepemimpinan terorientasi kepada tujuan
-Obyektivitas
-Tanggung jawab pribadi
-Kemampuan beradaptasi
- Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrato
3.      Tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi menurut McClelland yaitu:
1. Kebutuhan untuk berprestasi (nAch)
n-ACH adalah motivasi untuk berprestasi , karena itu karyawan akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. Karyawan perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan terhadap prestasinya tersebut.
2. kebutuhan untuk berafiliasi (n Afil)
Kebutuhan untuk Berafiliasi atau Bersahabat (n-AFI) Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Individu merefleksikan keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi. Mc Clelland mengatakan bahwa kebanyakan orang memiliki kombinasi karakteristik tersebut, akibatnya akan mempengaruhi perilaku karyawan dalam bekerja atau mengelola organisasi.
3. kebutuhan untuk berkuasa (n Pow)
Kebutuhan akan Kekuasaan (n-POW) Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain.
4.      -Kebutuhan akan sumber penemuan
-Hobi atau kesenangan pribadi
-Mengamati kecenderungan-kecenderungan
- Mengamati kekurangan-kekurangan produk dan jasa yang ada
 -Mengapa tidak terdapat ?
 -Kegunaan lain dari barang-barang biasa
 -Pemanfaat produk dari perusahaan lain
5.       -Biaya tetap
-Biaya variabel
 -Biaya total
- Pendapatan total
- Keuntungan
 -Kerugian
 -Titik pulang pokok
6.      Bentuk kepemilikan perusahaan :
a. Pemilikan tunggal / perseorangan : (firma) Dimiliki dan dijalankan oleh 1 orang
Pemilik tidak perlu membagi laba
b. Kongsi Ada perjanjian tertulis Dimiliki 2 orang atau lebihUmur perusahaan terbatas
Pemilikan bersama atas harta Ikut serta dalam manajemen dan pembagian laba
c. Perusahaan Perseroaan : Perusahaan dengan badan hukumKewajiban pemilik saham terbatas pada jumlah saham yang dimiliki pemilikan dapat berpindah tangan Eksitensi relatif lebih stabil/permanen
7.      Untuk menyediakan sumberdaya manusia yang tepat bagi organisasi kewirswastaan ketika berbagi posisi menjadi terbuka atau lowong, manajer hendaknya mengikuti langkah untuk menyediakan SDM yaitu
-Perekutan
-Seleksi
-Pelatihan
-Penilaian hasil kerja
secara keseluruhan sumber-sumber dari sumber daya manusia yang tersedia untuk mengisi posisi bisa dikategorikan dengan dua cara:
1.      Sumber daya yang berada didalam organisasi kewiraswastaan
2.      Sumber daya yang berada diluar organisasi kewiraswastaan
Sumber
Wiratmo, Maskur. Pengantar Kewiraswastaan-kerangka dasar memasuki dunia bisnis. BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta. 1996